Wow! Ini Nota Kesepahaman Hasil Aksi 121 BEM Seluruh Indonesia 12 Januari 2017 Kemarin ?

0
396
Nota Kesepahaman Aksi 121 BEM SI
Nota Kesepahaman Aksi 121 BEM SI

Tanggal 8 Januari 2017 kemarin sebagian masyaratkat Indonesia dikejutkan dengan seruan aksi bela rakyat 121 yang digaungkan oleh BEM Seluruh Indonesia (BEM SI).

Seruan yang dipublikasikan di website BEM SI tersebut (tautan : Seruan Aksi 121 BEM Seluruh Indonesia) mengajak seluruh mahasiswa Indonesia untuk turun ke jalan pada tanggal 12 Januari 2017.

Aksi ini BEM SI ini dilakukan karena BEM SI menganggap bahwa kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah akhir-akhir ini menyengsarakan dan tidak berpihak kepada rakyat Indonesia.

Kami sangat menghargai kepedulian teman-teman BEM SI yang berusaha peka terhadap kondisi masyarakat Indonesia dan berusaha mengkritisi kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah.

Tetapi sangat disayangkan ketika banyak pihak, termasuk kami yang penasaran apakah BEM SI telah melakukan sebuah kajian komprehensif mengenai kebijakan-kebijakan pemerintah dan kondisi rakyat indonesia saat ini, kami tidak berhasil menemukan hasil kajian tersebut di website resminya.

Hal ini tentunya memunculkan banyak spekulasi mengenai latar belakang dari aksi 121 yang dilakukan pada tanggal 12 Januari 2017.

Terlebih aksi ini dilakukan oleh mahasiswa yang dimata masyarakat dianggap memiliki kemampuan berfikir sistematis dalam menganalisa sebuah masalah.

Nota Kesepahaman yang Mengecewakan

Aksi yang dilakukan di 19 titik di seluruh Indonesia itu akhirnya menghasilkan sebuah Nota Kesepahaman antara BEM SI dan Pemerintah yang diterima oleh Teten selaku staff ahli kepresidenan.

Nota Kesepahaman Aksi 121 BEM Seluruh Indonesia
Nota Kesepahaman Aksi 121 BEM Seluruh Indonesia

Nota Kesepahaman yang dipublikasikan di halaman facebook BEM Seluruh Indonesia tersebut, langsung mendapat berbagai tanggapan.

Sebagian besar pengguna mengungkapkan kekecewaannya terhadap Nota Kesepahaman yang dihasilkan pada Aksi 121 BEM SI pada hari itu karena Nota tersebut hanya ditulis menggunakan tulisan tangan di secarik kertas tak resmi dan tanpa materai.

Melihat Nota Kesepahaman yang dihasilkan pada tanggal 12 Januari 2017 tersebut, banyak pihak yang menganggap bahwa aksi tersebut hanyalah aksi “dagelan” yang terbius romantisme reformasi 1998.

Konten dari Nota Kesepahaman tersebut juga dianggap tidak sesuai lagi dengan perjuangan yang digaung-gaungkan. Tidak terdapat kata-kata atau kalimat yang cukup tegas untuk meminta pemerintah membatalkan kebijakan yang dianggap menyengsarakan rakyatnya.

Kalimat:

“kenaikan tarif STNK dan BPKB digunakan untuk meningkatkan pelayanan kepolisian dan ada sosialisasi pelayanan seperti apa yang ingin ditingkatkan. Dalam hal ini pemerintah menjamin itu”

cukup menggambarkan bahwa sepertinya BEM Seluruh Indonesia perlu memahami kembali mengenai Nota Kesepahaman yang RESMI dan TEGAS untuk menyatakan sesuatu. Dengan begitu BEM SI bisa tegas menolak atau menerima Nota yang dibuat.

Pesan untuk BEM KEMA Telkom University

Sehari sebelum aksi 121 BEM Seluruh Indonesa, BEM KEMA Telkom University menyampaikan dukungannya terhadap aksi BEM SI tersebut melalui akun line BEM KEMA Telkom University.

Sikap BEM KEMA Telkom University terhadap Aksi 121
Sikap BEM KEMA Telkom University terhadap Aksi 121

Seperti yang dilakukan oleh Forum LSM DIY yang mengajak BEM kampus-kampus DIY untuk fokus kepada isu-isu lokal, kami, anaktelkom.com juga menghimbau serta mengajak BEM KEMA Telkom University untuk fokus terhadap isu-isu lokal yang terjadi pada kampus tercinta.

Jangan berikan kami janji-janji lagi yang mengatakan bahwa BEM KEMA Telkom University akan:

  1. Mengakomodasi aspirasi “masyarakat”-nya
  2. Berjuang untuk mengatasi dan menyampaikan permasalahan “masyarakat”-nya

pada kenyataannya kami masih harus berjuang sendiri-sendiri untuk menghadapi resiko kebijakan-kebijakan kampus yang akan menghukum kami dengan denda yang mahal. berjuang untuk menikmati fasilitas-fasilitas yang masih perlu banyak diperbaiki dan ditingkatkan.

Kami tidak butuh foto-foto selfie teman-teman dengan para petinggi, kami tidak selalu butuh event lomba foto,kami tidak selalu butuh kajian-kajian yang tidak merubah nasib kami pada masa pembayaran dan registrasi di setiap semesternya, kami hanya butuh keyakinan bahwa BEM KEMA Telkom University memang benar-benar ada untuk memperjuangkan “masyarakat”-nya yang tidak semuanya tergabung di group line BEM KEMA Telkom University.

#Aksi131BelaRakyatSendiri
#DompetmuDompetkuJuga