Banjir,Penertiban PKL dan ICT : PR Besar bagi Civitas Akademika Telkom University

1
1333
Wisuda April 2016
Wisuda April 2016

Hari sabtu, tanggal 2 April 2016 kemarin, Telkom University menyelenggarakan acara wisuda bagi 769 lulusan yang berasal dari 7 Fakultas.

Berdasarkan informasi yang dilansir oleh situs jurnalistik mahasiswa Students Telkom University, 140 mahasiswa dari 769 wisudawan atau sekitar 18% wisudawan meraih predikat Cumlaode.

Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa Mahasiswa adalah Agen Perubahan dan Generasi Penerus Bangsa.

Sehingga acara wisuda ini menjadi awal mula bagi kawan-kawan yang sudah menempuh pendidikan selama beberapa tahun di Telkom University dan berhasil lulus untuk mulai berkontribusi “lebih nyata” pada bangsa dan negara.

Jika melihat data yang ada, sejak Agustus 2015 hingga April 2016 (data diambil dari situs jurnalistik mahasiswa : Students Telkom University), Telkom University telah menghasilkan sekitar 3300 lulusan.

Baca juga : 80 Lulusan TEL-U Cumlaude, Pentingkah IPK Tinggi ? (Desember, 2015)

Sebuah jumlah yang cukup banyak untuk bisa melakukan sebuah perubahan nyata yang signifikan bagi bangsa dan negara. Atau setidaknya bagi daerah sekitar kampus : bojongsoang, dayeuhkolot dan baleendah.

Banjir, Penertiban PKL dan Perkembangan ICT : PR Besar bagi Civitas Akademika Telkom University

Belum lama ini, kita mengetahui bahwa daerah sekitar atau daerah yang letaknya tidak jauh dari kampus tercinta mengalami bencana banjir yang cukup parah.

Dayeuhkolot dan Baleendah adalah daerah yang rutin terkena banjir disetiap tahunnya. Dan tahun 2016 ini merupakan banjir yang terparah. (sumber : jberita.com)

Tidak main-main, jumlah rumah penduduk yang terendam banjir saat itu mencapai 35ribu rumah. (sumber : republika.co.id)

Banjir Kab.Bandung - Republika
Banjir Kabupaten Bandung (Sumber : http://nasional.republika.co.id/)

Selain itu, pertengahan bulan maret 2016 kemarin, juga terjadi penertiban PKL yang berjualan disekitar kampus Telkom University.

Baca Juga : Parkir di Sekitar Kampus,Mahasiswa TEL-U Pasrah Harus Bayar (September, 2015), Indahnya Suasana Telkom Sunday Morning di Hari Minggu (Oktober, 2015)

Dari beberapa kejadian tersebut ada fakta yang tidak bisa terbantahkan, bahwa :

  1. Keberadaan Telkom University di Kab. Bandung belum dapat menghasilkan solusi nyata yang signifikan terhadap permasalahan yang ada di daerah sekitarnya.
  2. Slogan “Creating The Future”, “Toward World Clas University” dan “Leading in ICT” masih perlu dibuktikan secara nyata dalam bentuk kontribusi nyata yang signifikan dan solusi nyata jangka panjang terhadap permasalahan masyarakat sekitar.
  3. Beberapa aktifitas Demonstrasi yang pernah dilakukan BEM Telkom University juga tidak dapat mengubah atau memberikan solusi nyata terhadap permasalahan yang rutin terjadi diwilayah sekitar Telkom University.

Tetapi kita perlu mengapresiasi terhadap beberapa usaha yang telah dilakukan Civitas Akademika Telkom University dalam membantu masyarakat sekitar yang diwujudkan dalam bentuk apapun

Salah satu contoh nyata yang bisa kita lihat adalah pembangunan area “food court” sebagai tempat relokasi PKL sukabirus yang ditertibkan pada pertengahan maret 2016.

Walaupun solusi tersebut baru akan diwujudkan dan dinilai terlambat oleh masyarakat sekitar (karena menyangkut kehidupan orang yang berjualan), kita tetap harus mengapresiasi, mendukung dan ikut memantau perkembangannya.

Penasaran dengan konsep desain relokasi PKL Sukabirus ? beriku kami tampilkan gambar desain tsb yang diambil dari situs jurnalistik kampus AKSARA.

Desain Relokasi PKL Sukabirus - Telkom University
Desain Relokasi PKL Sukabirus – Telkom University (Sumber :http://aksara.telkomuniversity.ac.id)
Desain Relokasi PKL Sukabirus 2 - Telkom University
Desain Relokasi PKL Sukabirus – Telkom University (Sumber :http://aksara.telkomuniversity.ac.id)

Pendirian posko bencana banjir atau pembangunan area relokasi PKL sepertinya bukan lagi merupakan bentuk nyata yang relevan lagi untuk lima atau sepuluh tahun kedepan bagi Civitas Akademika Telkom University untuk membuktikan bahwa kita bisa menghasilkan solusi nyata yang signifikan bagi permasalahan yang ada di masyarakat.

Menteri Pantau Posko Banjir di Telkom University
Menteri Pantau Posko Banjir di Telkom University (Sumber : Humas Telkom University)

Riset para dosen dan Karya Mahasiswa yang mampu mengurangi dampak banjir, aktifitas BEM yang mampu menggerakan perekonomian masyarakat sekitar secara elegan dan lulusan yang dapat membantu meningkatkan penggunaan ICT secara efektif dan produktif di masyarakat adalah hal-hal yang sangat ditunggu-tunggu sebagai pembuktian dari motto : “Creating the Future”.

Tulisan ini dibuat berdasarkan beberapa sumber dan “titipan pesan” anonim yang dikirim via email anak telkom.

Salam AnTek

Sumber :

  1. Students Telkom University
  2. IKOM Channel